>

© 2008 www.rezaervani.com
Rumah Ilmu Indonesia
komunitas : http://groups.yahoo.com/group/rezaervani
email : webmaster@rezaervani.com


SISTEM SERTIFIKASI
DI RUMAH ILMU INDONESIA

Walau masih berupa draft, Rumah Ilmu Indonesia berupaya membangun standar sertifikasi ini. Ada beberapa tingkatan sertifikat yang sekarang ingin diujicoba dalam acara-acara Rumah Ilmu Indonesia

a. Sertifikat A :
  • Hanya dapat diperoleh dalam sebuah seminar atau pelatihan yang berdurasi minimal 1 minggu dan atau berkala selama 6 (enam) bulan.
  • Pelatihan bersifat hardskill, atau kalaupun bersifat softskill, tidak terlalu melebar.
  • Pemateri minimal 60 % adalah Profesor atau Doktor pada disiplin ilmu tertentu.
  • Peserta mengikuti 90 % materi
  • Segmentasi terbatas profesi
  • Mensyaratkan pre-test dan post test

b. Sertifikat B :
  • Hanya dapat diperoleh dalam sebuah seminar atau pelatihan yang berdurasi minimal 3 hari s.d. 1 minggu
  • Pelatihan bersifat pengantar skill (entah itu hard skill maupun soft skill)
  • Pemateri minimal 40 % adalah Profesor atau Doktor pada disiplin ilmu tertentu
  • Peserta mengikuti 90 % materi
  • Tidak mensyaratkan pre-test tapi mensyaratkan post test

c. Sertifikat C :
  • Hanya dapat diperoleh dalam sebuah seminar dan atau training sehari (minimal 2 sesi)
  • Pelatihan bersifat pengantar teori
  • Pemateri minimal 40 % adalah Profesor atau Doktor pada disiplin ilmu tertentu dan/atau profesional di bidangnya dengan pertimbangan dari team Rumah Ilmu Indonesia
  • Peserta mengikuti 100 % materi
  • Tidak mensyaratkan pre dan post test

d. Sertifikat D :
  • Hanya berupa keterangan keikutsertaan.
  • Penilaian akumulatif dari Sertifikat mensyaratkan kesinambungan keikutsertaan materi dengan tema yang berjenjang oleh peserta yang bersangkutan. Hasil akumulasi ini dapat mencapai tingkat sertifikasi berikutnya
  • Pemateri adalah praktisi di bidangnya
  • Peserta mengikuti 100 % materi
  • Pelatihan bersifat umum dan tematik

Pendaftaran Online
Pelatihan, Seminar, Workshop
Rumah Ilmu Indonesia
Februari - April 2008