www.rezaervani.com

:: Ruang Konsultasi

:: Streaming Edu Radio
:: rezapedia


Pusat Informasi Pendidikan, Budaya & Sains Terapan
© 2007 - 2008 by rezaervani.com & Rumah Ilmu Indonesia
Design & Programming by Reza Ervani
Untuk komentar dan pertanyaan, silahkan hubungi webmaster@rezaervani.com
Cari Artikel di rezaervani.com
Waktu Hari Ini
sejak Mei 2007
English Version
Versi Indonesia

Ribuan Hits per hari
Jangan Lewatkan Peluang Ini
Pasang Iklan ?
email ke :
iklan@rezaervani.com

ID

Password
CEK EMAIL ANDA









:: Anggota Perpustakaan (under repair)



user id
(tulis lengkap, contoh : reza@rezaervani.com)

Password
Maka lahirlah mailing list rezaervani tanggal 5 Februari 2007.

Dari sinilah terjadi kristalisasi komunitas edukasi menjadi sebuah nama, yakni Rumah Ilmu Indonesia. Dalam perjalanannya, Rumah Ilmu Indonesia dijadikan nama dalam setiap kegiatan yang melibatkan komunitas milis. Acara-acara tersebut antara lain Forum Ilmu 1 di Depok, Forum Ilmu 2 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran dan Forum Ilmu 3 di TELKOM TRAINING CENTRE.


Ide tentang komunitas ini dimulai sebelum pembentukan milist rezaervani. Tanggal 26-27 Januari 2007, bertempat di GSG Salman ITB & LIPI Bandung, Reza Ervani dan Indonesia Association for Training & Development (IATD) - sebuah lembaga di bawah Badan Nasional Standar Profesi, yang bergerak di bidang Pelatihan & Pengembangan SDM - menggagas sebuah seminar bertajuk "Training is Not Enough".

SEJARAH RUMAH ILMU INDONESIA

Seminar ini bertujuan untuk menghubungkan tiga pihak yang merupakan stake-holder dunia pendidikan Indonesia : Birokrasi, Akademisi, Praktisi, yang selama ini tampak jalan sendiri-sendiri. Birokrasi cenderung sibuk dengan urusan-urusan formal seperti standarisasi, pelembagaan pendidikan, anggaran dan lain-lain. Akademisi bak menara gading, tak sempat menjenguk dan berbagi ilmu di lapangan. Praktisi terjebak kepada market oriented, sehingga edukasi bermutu identik dengan biaya tinggi.

Jembatan itu seolah tidak ada …
Daripada menunggu, ada baiknya kita mulai dengan berbuat sesuatu …
Di perjalanannya pembicaraan konsep untuk melembagakan Rumah Ilmu Indonesia. Sampai saat ini, ide yang terus dikristalisasi adalah menjadikan Rumah Ilmu Indonesia sebagai sebuah Yayasan Edukasi pada bulan Mei 2008 yang akan datang.

Selain itu, untuk menjadikannya sebagai sebuah lembaga mandiri yang tidak menggantungkan pendanaan kegiatannya hanya pada jalur filantropi (donasi dan sukarelawan), mulailah pula dirancang bagian-bagian sebagai fundraiser, salah satunya adalah upaya pendirian PENERBITAN BUKU.

Konsep Rumah Ilmu Indonesia bersifat terbuka, dalam artian siapa saja diperkenankan untuk memberikan masukan terbaik bagi konsep pengembangannya. Konsep-konsep yang ada ini dibahas dalam sebuah team kerja yang nantinya bertugas mengeksekusi konsep ini, membuat tahapan-tahapannya hingga merencanakan langkah strategis agar visi Rumah Ilmu Indonesia menjadi lembaga yang menggerakan peningkatan kualitas pendidik dapat tercapai.

Konsep Rumah Ilmu Indonesia MASIH JAUH DARI SEMPURNA. Masih diperlukan perjalanan dan evaluasi terus-menerus untuk menjadikannya lebih baik lagi.

Peserta, anggota milis dan siapapun yang peduli dengan komunitas edukasi ini diharapkan mampu berkontribusi untuk membawa Rumah Ilmu Indonesia ke arah itu.

Berdiskusi dan bekerjasama, itulah yang menjadi cara gerak Rumah Ilmu Indonesia saat ini Semoga dengan demikian Rumah Ilmu Indonesia dapat menjadi lembaga kita bersama dalam upaya menjadikan masa depan bangsa ini lebih baik.